Senin, 23 November 2015

Bab 2



THIS MY TRUE STORY

“Hidup itu udah ada yang menentukan, walau terkadang ketentuan itu menyakitkan atau pun membahagiakan. Nikamatilah masa-masa bahagiamu, sebelum kesedihanmu datang. Agar di setiap tidurmu tak berkeringat air mata. Dan ingat lah apabila kamu di beri kesedihan percayalah kepada Allah suatu saat kau akan di beri kebahgiaan itu lagi.”


Kisah cinta pertama yang berujung tragis. Semua bahagia kita lewati bersama, tapi mengapa kalau saat sulit hanya aku yang kamu bebani. Memang kalau ini sudah takdir ujungnya aku hanya bias berkata “S.H.M.I.L.Y” yang berarti See How Much I Like You. Aku tausekarang disini aku sendiri. Alone no other in here, in here is very dark, cold. Tapi aku mencoba untuk bertahan dari segalanya. Berdoa dengan sepenuh hati dan berjuang meraih segalanya. Walau sekarang aku di uji batin, fisik, rejeki, jodoh, dan lain-lain, tapi aku tetap percaya kepada Allah bahwa itu yang terbaik untukku. Mungkin di masa depan Allah sudah menyiapkan batin yang kuat, fisik yang kuat, rejeki yang melimpah, dan jodoh yang baik, dan segalanya menjadi lebih baik.
Andaikan aku tau kalau kau yak menghadirkan cintamu, andai saja aku mengerti ini semua. Waktu bergitu cepat berlalu, kalau memang kamu benci padaku, itu terserah padamu. Aku disini tetap akan tersenyum padamu.
Biarkan aku bahagia dengan caraku sendiri walau itu sakit rasanya. Tapu aku tetap berjuang untuk memperoleh semua yang ku inginkan. Kalau ada orang yang mengerti apa arti air mata ku. Jadikanlah ia setidaknya teman atau pun sahabat diriku agar aku dapat bahagia seperti dahulu lagi.
Berpikirlah mulai sekrang, selesaikan apa masahalmu sekarang. Jangan mengurus masalah irang lain kalau masalahmu sendiri belum selesai. Bertindaklah dengan penuh perhitungan agar kamu tidak terjerumus ke dalam lubang kesedihan yang mendalam. Lepaskan semua, biarkan orang orang yang benci terhadap kita, walau kita tidak melakukan apapun padanya. Biarkan ia sadar sendiri, dan di pihak kita jangan malah balik memusuhhinya, tersenymlah padanya.
Memang sulit bagi kita untuk melupakan kenangan terimdah dengan cintamu. Tapi bila kau ingat kembali, terkadang itu hanya akan membuatmu sedih. Memang itu moment kita yang sangat indah, boleh kita ingat kembali. Tapi ingat lah itu hanya masa lalu, boleh mengingat kembali, tapi jadikanlah itu semua sebagai motivasi.
Kalau aku bias mengulang waktu, aku ingin bahagia seperti dulu dengannya, bahagia, dan ia selalu di sisiku, saat aku membutuhkannya. Walau sekarang ia tak ada di sisiku, memang sangat perih semuanya harus berakhir dengan teragis. Tapi yam au bagai mana lagi biarkan ia yang sadar, aku disini hanya dapat memberikan kasih sayangku dari jauh, dan mengamati dirimu dari jauh.
Memang sakit rasanya saat kmu di modus, tapi ya what ever. Kita harus tangguh, biarkan maku yang disana yang mungkin benci pada diriku. Biarkan dirimu sadar disimi aku tetap saying padamu. Biarkan kamu lelah sendiri, dan pada akhirnya kamu kembali padaku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar